Add to Collections
Rating
Review at:

My Collections x

Manfaat Internet untuk Memajukan Industri Game Lokal di Indonesia

Ingin tahu perkembangan industri game di Indonesia? Konten ini mungkin yang kamu cari, semua perkembangan industri game kami ulas selengkap mungkin!
Siapa yang menyangka industri game Indonesia makin tumbuh berkembang setiap tahunnya.

Game yang dulunya cuma dilabeli dengan stigma hanya untuk bersenang-senang, sekarang mulai dilirik oleh semua stakeholder industri game mulai dari hulu (talent, komunitas game), developer, publisher, hingga pemerintah.

Semenjak Badan Pariwisata & Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dibentuk di Indonesia, industri game terus didukung kegiatannya, bahkan salah satu game lokal karya anak bangsa, yaitu Lokapala: Saga of The Six Realms sukses memeriahkan keseruan eksibisi esport di PON XX Papua 2021.

Industri game di Indonesia berpeluang sukses dan maju karena industri ini menyumbang 2 miliar dolar atau setara 27 triliun rupiah. Cukup besar, bukan? Tapi masih ada satu PR / masalah yang harus kita atasi bersama, yaitu;

Problem: Indonesia Adalah Market Game Terbesar di Asia Tenggara Tapi Dari Market Share 2 Miliar Dolar, Revenue Yang Didapatkan Game Lokalnya Hanya 0,04%!

Solusi Akselerasi Revenue Market Share Industri Game Lokal Di Indonesia

Saya masih cukup optimis dengan industri game Indonesia, karena dimana ada problem akan selalu ada peluang yang menyertainya.

Okelah kalau sekarang industri game kita masih tertinggal karena gap umur industri yang terlampau jauh, dimana pelaku bisnis global (Eropa, Amerika, Jepang) sudah mulai sejak 1960, sedangkan industri game Indonesia baru dimulai tahun 2007. Meski jarak gap-nya cukup jauh, peluang untuk maju tetap ada. Setidaknya 3 solusi ini bisa mengoptimalkan industri game lokal di Indonesia secara berkelanjutan;

1. Dukungan Kebijakan Pemerintah

Industri game yang kita kira kecil, ternyata game lebih besar industrinya dibanding industri musik dan film sekalipun kedua industri ini digabungkan. Hal ini dibuktikan dengan data gaming market Indonesia masuk posisi ke 16 terbesar dalam skala global dan terbesar di Asia Tenggara.

Untuk mengatasi jumlah market share kecil di industri game Indonesia, perlu adanya dukungan pemerintah seperti; inkubator bisnis industri game untuk pendanaan, regulasi perusahaan game global yang masuk ke Indonesia, & branding game lokal di Indonesia.

Pertama, pemerintah bisa membuat sebuah wadah / media dimana para pelaku bisnis kreatif di Industri game bisa memperoleh investor untuk pendanaan pembuatan game, lisensi engine game development, branding, marketing game untuk penetrasi market Indonesia hingga global. Misalnya saja di Indonesia ada wadah atau tempat dimana para pelaku bisnis bisa mencari investor seperti:

5 Tempat mencari investor di Indonesia :
  • IDX Incubator
  • Kejora Ventures
  • Ciputra Gepi
  • Jakarta Creative Hub
  • East Ventures
Kenapa wadah seperti ini penting? Karena industri game di Indonesia sebagian besar masih undercapitalized atau bisnis tidak dapat memperoleh dana yang mereka butuhkan untuk pengembangan & produksi game.

Kedua, Pemerintah perlu menyeimbangkan posisi developer lokal dan asing. Selama ini game developer asing bisa sesuka hati menjual item di dalam game mereka tanpa kena pajak seperti pembuat game lokal yang punya badan hukum, bayar PPN dan PPH. Supaya adil, transaksi pada game buatan developer asing juga dikenakan PPN 10% untuk pemasukan negara yang nantinya bisa dialokasikan pada kegiatan industri game melalui Badan Pariwisata & Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Dan mungkin kedepannya, pemerintah bisa memprioritaskan game lokal ketimbang game asing untuk dimainkan marketnya sendiri agar industri game di Indonesia bisa maju, mendapatkan revenue market share lebih besar, dan pada akhirnya memberikan kontribusi income untuk negara.

Ketiga, Pemerintah bisa mendukung para game developer lokal dengan cara melakukan branding dan melibatkan game lokal dalam kompetisi. Dan untuk poin ini, sudah pernah ditindaklanjuti oleh pemerintah dengan melibatkan dua game eSport buatan anak negeri yaitu Lokapala besutan Anantarupa Studios serta Battle of Satria Dewa garapan Semisoft & BANG Indonesia pada ajang Piala Presiden Esports 2021.

Selain di piala presiden Esports 2021, pemerintah melalui Kemendag menggelar pameran game lokal In Store Promotion Gim Festival di Bandung pada 23 Juni 2022. Dari pameran game ini, banyak masyarakat yang jadi kenal dengan game lokal yang bagus seperti Battle of Satria Dewa berdasarkan tokoh dalam cerita wayang, seperti Gatotkaca hingga Bima. Ada juga game lokal lainnya yang bernuansa mirip dengan game luar negeri yakni Kitaria Fables. Saat dicoba dimainkan, nuansa Harvest Moon begitu terasa di game tersebut.

2. Pengembangan Talent SDM Dalam Bidang Game Development

Local talent & developer adalah aset berharga yang dimiliki Indonesia. Agar mereka bisa bertumbuh, pemerintah harus memberikan kesempatan kepada mereka dengan memberikan pelatihan agar bisa membuat karya game baru untuk bersaing dengan pembuat game global.

Sebagai ilustrasi pendukung narasi poin ini, saya ingin mengenalkan developer game asal Indonesia yang berhasil membuat game yang go internasional, yaitu DreadOut, buatan Digital Happiness.

Dreadout by Digital Happiness

DreadOut adalah game bergenre survival horror besutan studio Digital Happiness yang bermarkas di Bandung. Di game ini, pemain berperan sebagai Linda, anak SMA, dengan smartphone genggamnya, Linda harus melawan berbagai macam hantu Indonesia, seperti kuntilanak, pocong, tuyul, babi ngepet, dan lain-lainnya.

8.6

Average

Graphics8.5/10
Gameplay9.5/10
Longevity8/10


Sebelum developer game DreadOut menuai sukses seperti sekarang ini, dulu ekosistem industri game di Indonesia belum semaju dan sekondusif sekarang dimana dukungan pemerintah sudah ada. Dulu, untuk mengembangkan sebuah game sangat sulit karena keterbatasan dana, dan developer dari game DreadOut pun menguburkan mimpinya untuk menggarap game ini, untuk melisensi engine game saja dibutuhkan 4,5 milyar.

Hal yang membuat Digital Happiness melanjutkan project pembuatan game DreadOut adalah Passion.

Penting karena ketika nggak ada yang menghidupi kalian, nggak punya duit, kalian akan tetap survive kalau punya passion. Making money via passion, comes after. Fokus. Kerja terus. Belajar terus. Terakhir, komitmen. - Rachmad Imron, CEO Digital Happiness.
Kemudian, setelah menghitung-hitung biaya produksi game DreadOut perlu dana 400 Juta. Akhirnya Digital Happiness melakukan penggalanan dana (Crowdfunding) internasional melalui platform Indiegogo dan kabar baiknya target biaya pembuatan gamenya tercapai. Digital Happiness mendapatkan USD 29,000 dalam 1 bulan. Dari versi demo, hingga bisa membuat versi komersialnya.

Setelah game komersialnya resmi, game ini telah diunduh lebih dari 2 juta kali oleh para gamers di beragam platform game. Game ini pun dimainkan oleh konten kreator terkenal seperti MiawAug dan Pewdiepie yang memberikan review positif terhadap game DreadOut. Dan bisa ditebak, setelah gamenya direview oleh kedua kreator tersebut, banyak orang yang tertarik untuk memainkan gamenya, baik itu dalam negeri maupun luar negeri. Dari narasi tentang jatuh bangunnya pembuat game DreadOut dari rilis versi demo hingga komersialnya berhasil menggaet market gamer dalam negeri dan luar negeri. Kita bisa melihat bahwa anak negeri ini tidak kekurangan talenta terbaiknya untuk memajukan industri game lokal hingga mendunia.

Menyoal narasi diatas, bisa dibilang DreadOut berkembang melalui jalur mandiri untuk berhasil. Stakeholder industri game mulai dari publisher, developer, asosiasi game Indonesia (AGI) dan pemerintah bisa melakukan kolaborasi bersama untuk melatih regenerasi talent-talent baru agar tercipta banyak studio dan perusahaan game yang bisa menjual gamenya ke market global yang meneruskan kesuksesan Dreadout 2 yang hadir di konsol playstation 4 & 5 dan Tirta buatan Agate Studio yang berhasil rilis di PS5 & Nintendo Switch.

So, Bagaimana Cara Melatih SDM

Agar Regenerasi Talenta Muda Bisa Berkontribusi di Industri Game Indonesia?
Membangun talenta baru untuk mengisi studio game agar bisa membuat karya berkualitas tidak bisa instan. Mau ada funding 100 triliyun pun nggak bisa serta merta menciptakan 2000 - 10.000 talenta berbakat untuk mengisi posisi strategis di industri game.

Untuk itulah perlunya sinergi stakeholder berpengaruh untuk mengelola dan mengembangkan skill SDM dalam negeri. Dan pihak yang paling cocok yang bisa memberikan dampak pada industri ini adalah pemerintah dan asosiasi game indonesia (AGI).

Nah, untuk persoalan pengembangan SDM sendiri, Asosiasi Game Indonesia (AGI) memang punya atensi penuh untuk mengembangkan bidang industri ini. Ada 3 program, yaitu 1) Meningkatkan deal business investment untuk industri game, 2) Mengadvokasi regulasi industri game ke pemerintah, dan 3) pelatihan SDM. Kita fokuskan pada poin ke-3, AGI melatih SDM studio game di Indonesia melalui 3 program yang ada di IGDX berikut ini;
1. IGDX Academy
Pelatihan Studio Game Selama 3 Bulan

IGDX Academy adalah ajang pelatihan untuk mempertemukan para pelaku industri game berpengalaman baik di kancah lokal maupun internasional untuk menjadi mentor para talent sesuai kelas studio gamenya; advance dan intermediate level. Acara mentoring ini diadakan selama 3 bulan dan targetnya adalah untuk melatih talenta berbakat yang ada di studio game yang masuk di program pelatihan IGDX Academy.
IGDX Academy
Kelebihan Kledo untuk Bisnis
2. IGDX Business
Untuk Meningkatkan Networking Perusahaan Game

Selanjutnya ada IGDX Business adalah ajang bertemunya pengembang game (game developer) lokal dengan para penerbit game (game publisher), pemerintah, game developer asing, studio game dan investor. Hal ini tentu akan menambah jejaring para pelaku industri game lokal untuk meraih kerjasama lokal maupun internasional.
3. IGDX Conference
Untuk Meningkatkan Wawasan Industri Game

Agenda terakhir adalah IGDX Conference yang berisi lokakarya dan seminar yang akan diisi oleh narasumber yang berasal dari berbagai bidang yaitu pemerintah, investor, pelaku industri game lokal dan dunia, dan perwakilan dari industri lain yang terkait
IGDX Conference
Dari ketiga program inisiasi pemerintah & AGI diatas, SDM yang ada di Indonesia bisa makin mahir dan lebih maju. Dan harapannya akan muncul buah karya game berkualitas yang bisa terjual dan dimainkan gamer di market global.

3. Infrastruktur Jaringan Internet yang Memadai

Aspek penting yang bisa jadi solusi untuk meningkatkan pengalaman bermain gamer adalah kecepatan internet yang kebut & stabil. Kenapa hal ini penting? Karena banyak game Esports dan industri game yang membutuhkan kecepatan akses internet yang tinggi agar game bisa berjalan dengan lancar.

Jika infrastruktur internet memadai, maka ekosistem industri game Indonesia bisa terbantu. Para gamer yang berprofesi sebagai atlit esports bisa berkontribusi dengan menorehkan prestasi pada turnamen esports kejuaraan dunia dan studio game jadi terbantu dalam mempromosikan game buatannya kepada audien secara masif agar terjual dalam skala besar.

Faktanya, kecepatan akses internet Indonesia masih 25 Mbps, angka ini kalah cepat dengan negara tetangga di Asia Tenggara; vietnam dimana kecepatan internet disana mencapai 75,3 Mbps, 3x lebih cepat dibanding internetnya Indonesia. Kalau kecepatan setertinggal ini, apa solusinya? Yup, bekerjasama atau menggunakan layanan stakeholder infrastruktur internetnya indonesia yang bagus seperti IndiHome!

Bersama IndiHome

Majukan Industri Game Lokal Indonesia Jadi Mendunia

1. Kecepatan Internet IndiHome Hingga 100 Mbps Cocok Untuk Kebutuhan Industri Game Tanah Air

Meski kecepatan internet di Indonesia masih kalah dengan Vietnam, ini bukan akhir segalanya untuk industri game dan esports tanah air. Kenapa demikian? Karena Indonesia punya perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur internet yang punya akses kecepatan internet tinggi hingga 100 Mbps.

Manfaat internet tentunya selain mendukung para atlit esport memenangkan kompetisi game di ajang global, studio game khususnya developer yang memfokuskan diri pada pengembangan game berbasis cloud sangat diuntungkan dengan infrastruktur internet yang baik. Dengan kecepatan internet 100 Mbps IndiHome, cloud game bisa berjalan lancar 60 fps. Dari sisi user, para gamer bisa bermain game dengan lancar dan bukan tidak mungkin bila mereka menyukai game tersebut, pemain akan melakukan traksaksi item digital dalam game yang menguntungkan game developer. Menarik, bukan?

2. Game Developer Bisa Memanfaatkan Internet untuk Meningkatkan Brand Awareness, Acquisition, & Revenue Share

Mengutip data dari Databoks, Indonesia adalah negara dengan peringkat ke-3 dengan jumlah pemain game terbanyak di dunia. Dan hebatnya lagi, terjadi traksaksi sebesar 30 triliyun dari aktifitas pembelian item digital di game online dari para gamer Indonesia. Angka yang sangat fantastis, bukan?

Melihat potensi ini, perusahaan game lokal patut mengambil peluang market share ini dengan beragam inisiasi dengan menghadirkan game online. Kemudian developer & publisher game bisa melakukan penetrasi pasar agar masyarakat mengenal game buatan kita (awareness), tumbuhkan minat dan ketertarikan mereka memainkan gamenya (acquisition) melalui beragam cara marketing: SEO, Email Marketing, Influencer & Content Creator Marketing, dan Channel marketing lainnya hingga pameran game, semua upaya layak dicoba.

Asalkan koneksi internet tinggi, para developer dan publisher game bisa melancarkan aksi campaign digitalnya ke market indonesia. Dan hal ini bisa terwujud dengan internet cepatnya IndiHome.

3. Studio Game Kecil Pun Bisa Memanfaatkan Cepatnya Internet IndiHome untuk Menggalang Dana Pembuatan Game Mereka

Seperti yang kita ketahui, level bisnis tiap perusahaan / studio game skalanya berbeda-beda, jika kamu sedang merintis studio game pertamamu yang masih kecil, keterbatasan permodalan dana untuk pengembangan game adalah isu utama.

Namun dengan adanya internet, kamu bisa memanfaatkannya untuk menggalang dana (crowdfunding) di beragam platform (Patreon, dll). Skema pendanaan crowdfunding ini terbukti sukses mengantarkan Digital Happiness menerbitkan gamenya yang berjudul DreadOut laku keras di pasar global!

4. Membuat Komunitas Game untuk Keberlanjutan Bisnis Studio Game Jangka Panjang

Internet sangat mungkin sekali memberi dampak besar untuk para pelaku industri game. Salah satunya adalah memiliki komunitas game yang fanatik dan siap mendukung game yang mereka suka.

Untuk itulah para game developer dan publisher perlu membangun bonding dengan para playernya dalam sebuah wadah komunitas online yang berisi beragam update info game terbaru, event online, giveaway, hingga pameran game secara offline sangat bermanfaat bagi kelangsungan bisnis industri game di Indonesia.

Bonding yang kuat dari fans game bisa memperpanjang umur game yang dibuat developer. Itu berarti, para pelaku industri game bisa meraup pendapatan berkelanjutan secara terus menerus dari game yang mereka buat, tentunya developer harus terus memberikan inovasi secara berkala agar gamer betah untuk terus memainkan gamenya.

Kesimpulan

Industri game di Indonesia sangat berpotensi untuk maju. Dengan adanya dukungan pemerintah, asosiasi game yang aktif mendukung percepatan skill talent, produksi game, dan infrastruktur dalam negeri yang cepat dari Telkom Indonesia, para pelaku bisnis di Industri ini bisa survive berkarya, mandiri dalam pendanaan game development, dan pada akhirnya memberikan kontribusi besar untuk Indonesia.

Sumber Referensi Data :
  • https://kumparan.com/kumparantech/kemendag-gelar-pameran-game-lokal-in-store-promotion-gim-festival-di-bandung-1yKjoZCdqXg/full
  • https://aptika.kominfo.go.id/2021/09/pemerintah-dorong-ekosistem-e-sport-lewat-ajang-piala-presiden-2021/
  • https://kemenparekraf.go.id/destinasi-super-prioritas/lokapala-game-moba-lokal-bernuansa-sejarah-di-pon-papua
  • https://www.cekaja.com/info/mau-bisnis-startup-dan-dapatkan-investor
  • https://hybrid.co.id/post/regulasi-untuk-industri-game-developer-indonesia
  • https://teknologi.bisnis.com/read/20211116/564/1466766/ini-langkah-nyata-pemerintah-dalam-mendukung-industri-game-lokal
  • https://www.dicoding.com/blog/dicoding-elite-talks-di-balik-layar-game-dreadout/
  • https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/02/16/jumlah-gamers-indonesia-terbanyak-ketiga-di-dunia
  • https://www.suara.com/tekno/2021/12/09/195631/transaksi-game-online-di-indonesia-tembus-rp-30-triliun
  • https://www.agi.or.id/id/program
  • https://www.youtube.com/watch?v=US152iqa7Bs&t=1774s
  • https://www.youtube.com/watch?v=5mIZXLmZYGI&t=177s
  • https://www.youtube.com/watch?v=8odhyBvJZEI&t=50s
  • https://www.youtube.com/watch?v=c9sxltEccBc&t=12s
  • https://www.youtube.com/watch?v=hmqKh_emSGU&t=1428s
  • https://www.youtube.com/watch?v=yc8kBJprK-g&t=10s